Berita

Nasim Khan Kawal Aspirasi Lima Kepala Daerah, Dorong Percepatan Operasional Tol Prosiwangi untuk Dongkrak Ekonomi Tapal Kuda

×

Nasim Khan Kawal Aspirasi Lima Kepala Daerah, Dorong Percepatan Operasional Tol Prosiwangi untuk Dongkrak Ekonomi Tapal Kuda

Sebarkan artikel ini

SITUBONDO (jurnalkota.web.id) Anggota Komisi VI DPR RI, Nasim Khan, mengambil peran sebagai fasilitator dalam mengawal aspirasi lima kepala daerah di kawasan timur Jawa Timur yang menginginkan percepatan operasional Jalan Tol Probolinggo–Situbondo–Banyuwangi (Prosiwangi). Langkah tersebut mencuat bertepatan dengan kunjungan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka ke Gerbang Tol Situbondo Barat, Jumat (10/7/2026).

Sebagai wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Timur III, Nasim Khan menilai keberadaan Tol Prosiwangi tidak hanya menjadi proyek infrastruktur nasional, tetapi juga harus segera memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di kawasan Tapal Kuda. Karena itu, ia menyatakan siap memfasilitasi komunikasi dan koordinasi dengan kementerian maupun lembaga terkait agar berbagai usulan kepala daerah dapat segera ditindaklanjuti.

Sedikitnya terdapat lima kepala daerah yang menyampaikan aspirasi dengan tujuan yang sama, yakni mempercepat pemanfaatan ruas Tol Prosiwangi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi, memperlancar distribusi logistik, meningkatkan keselamatan lalu lintas, hingga membuka peluang investasi baru di wilayah timur Jawa Timur.

Salah satu usulan datang dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo atau Mas Rio, yang mengajukan permohonan kepada Menteri Perhubungan RI agar Interchange atau Exit Tol Suboh segera dibuka dan dioperasikan mulai Juli 2026.

Menurut Mas Rio, pembukaan Exit Tol Suboh akan memberikan manfaat strategis bagi masyarakat di Kecamatan Suboh, Besuki, Banyuglugur, Mlandingan, dan wilayah sekitarnya. Akses tersebut diyakini mampu memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta memperkuat aktivitas perdagangan dan investasi.

Selain itu, keberadaan Exit Tol Suboh dinilai mampu mendorong pertumbuhan sektor pertanian, perikanan, industri, pariwisata, hingga UMKM. Efisiensi biaya logistik dan waktu tempuh juga akan meningkat, sehingga pemerataan pembangunan di wilayah barat Kabupaten Situbondo dapat lebih cepat terwujud.

Usulan tersebut sekaligus menjadi bagian dari visi pembangunan “Situbondo Naik Kelas” yang mengedepankan peningkatan daya saing daerah, pertumbuhan ekonomi yang inklusif, serta pemerataan pembangunan.

Sementara itu, Bupati Probolinggo, dr. Mohammad Haris, mengajukan permohonan kepada Gubernur Jawa Timur agar memfasilitasi percepatan pembukaan ruas Tol Gending–Kraksaan–Paiton, baik secara fungsional maupun operasional penuh.

Permohonan tersebut didasarkan pada telah rampungnya konstruksi ruas Gending–Paiton yang dinilai siap dimanfaatkan masyarakat. Pemerintah Kabupaten Probolinggo memandang pembukaan ruas tersebut akan mempercepat distribusi logistik menuju kawasan industri dan Objek Vital Nasional PLTU Paiton.

Selain berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi, operasional ruas tol tersebut juga diharapkan mampu mengurangi kemacetan di Jalan Nasional Pantura yang selama ini menjadi jalur utama kendaraan berat menuju Jawa dan Bali.

Pemerintah Kabupaten Probolinggo juga menilai pengalihan kendaraan roda empat dan kendaraan berat ke jalan tol akan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas yang selama ini cukup tinggi di jalur Gending hingga Paiton.

Di sisi lain, Bupati Bondowoso, Abd Hamid Wahid, mengajukan permohonan kepada Menteri Pekerjaan Umum agar akses Tol Probolinggo–Besuki dibuka sementara selama berlangsungnya pekerjaan perbaikan jembatan dan gorong-gorong di jalur Pantura.

Perbaikan infrastruktur di kawasan Desa Sumberanyar, Kecamatan Paiton, serta ruas Tampora–Kalianget di Kecamatan Banyuglugur, Kabupaten Situbondo, menyebabkan kepadatan lalu lintas yang cukup panjang sehingga diperlukan jalur alternatif.

Pemerintah Kabupaten Bondowoso menilai pembukaan sementara akses Tol Prosiwangi merupakan solusi paling efektif dalam mendukung manajemen dan rekayasa lalu lintas. Langkah tersebut diharapkan mampu menjaga kelancaran distribusi logistik, mengurangi antrean kendaraan, meningkatkan keselamatan pengguna jalan, sekaligus meminimalkan dampak kemacetan selama proses pekerjaan berlangsung.

Usulan serupa juga memperoleh dukungan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi dan Pemerintah Kabupaten Jember. Kedua daerah tersebut berpandangan bahwa percepatan operasional Tol Prosiwangi akan memperkuat konektivitas kawasan timur Jawa Timur sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan antarwilayah.

Bagi Nasim Khan, kesamaan aspirasi lima kepala daerah tersebut menjadi sinyal kuat bahwa kebutuhan percepatan operasional Tol Prosiwangi bukan lagi sekadar kepentingan satu daerah, melainkan kebutuhan regional yang akan memberikan efek berganda terhadap perekonomian Jawa Timur.

Politikus yang duduk di Komisi VI DPR RI itu menilai kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, serta operator jalan tol menjadi kunci agar manfaat Proyek Strategis Nasional tersebut dapat segera dirasakan masyarakat.

Menurutnya, keberadaan jalan tol tidak boleh hanya berhenti sebagai proyek fisik, tetapi harus mampu membuka akses ekonomi baru, menciptakan lapangan kerja, meningkatkan investasi, serta mempercepat distribusi hasil pertanian, perikanan, industri, dan sektor pariwisata.

Dukungan masyarakat terhadap operasional Tol Prosiwangi juga terlihat cukup besar. Saat uji coba ruas tol beberapa bulan lalu, banyak pengguna jalan memberikan apresiasi terhadap kenyamanan jalur tersebut.

Sejumlah warganet bahkan menyebut panorama yang tersaji sepanjang ruas Paiton menuju Situbondo sebagai salah satu pemandangan jalan tol terindah di Indonesia. Selain menawarkan keindahan alam, jalur tersebut dinilai mampu memangkas waktu perjalanan menuju Banyuwangi maupun Bali secara signifikan.

Animo masyarakat yang tinggi itu menjadi salah satu indikator bahwa operasional Tol Prosiwangi sangat dinantikan. Karena itu, Nasim Khan menegaskan komitmennya untuk terus mengawal aspirasi lima kepala daerah agar proses percepatan operasional maupun pembukaan akses strategis di sepanjang ruas Tol Prosiwangi dapat segera direalisasikan demi kepentingan masyarakat luas dan percepatan pembangunan kawasan timur Jawa Timur.

(Hamzah)

Berita

SITUBONDO (SBINews.id) — Kepedulian terhadap masyarakat sekitar kembali ditunjukkan oleh pengelola Cafe Mangla. Melalui kegiatan…